Tuesday, December 28, 2010

Kurma Madinah

Kurma Madinah


Ketika Rasulullah SAW memerintahkan para sahabatnya untuk segera berangkat ke Tabuk menghadapi kaum kafir, mereka semua bersegera menyambutnya. Hanya beberapa orang sahabat yang tidak mengikuti peperangan tersebut, selain orang tua, para wanita dan anak-anak serta orang-orang munafik.

Musim buah kurma hampir tiba dan masa itu musim panas yang terik sedang melanda, sementara perbekalan dan persenjataan yang dimiliki sangat berkurangan, akan tetapi Rasulullah SAW dan para sahabatnya r.anhum tetap berangkat untuk berperang.

Di waktu itulah keimanan dan pengorbanan para sahabat diuji. Orang-orang munafik mulai menyebarkan desas-desus dan menghasut para sahabat r.anhum agar tidak meninggalkan kebun kurma mereka dan tidak menyertai peperangan tersebut.

Hasutan para munafiqin itu tidak hanya kepada para sahabat r.anhum, tetapi kepada isteri para sahabat r.huma pun tidak lepas dari hasutan mereka. Mereka para munafiqin itu berkata, "Suami-suami kamu semua pergi ke Tabuk sementara kurma di kebun-kebun anda tak lama lagi akan masak, maka siapakah yang akan mengurusnya. Mereka meninggalkan kesempatan yang bagus ini dan pergi meninggalkannya begitu sahaja".

Isteri-isteri para sahabat itu menjawab dengan keimanan mereka: "Pencari rezeki telah pergi dan pemberi rezeki telah datang". Pada masa itu Rasulullah SAW dan para sahabat r.anhum dengan pertolongan Allah SWT kembali dari peperangan dalam waktu yang sangat singkat.

Allah SWT menjaga kebun-kebun kurma dan keluarga mereka. Tidak satupun buah kurma yang telah masak itu jatuh dari tangkainya, hasil mereka berlipat ganda hasilnya dan walaupun demikian harga kurma Madinah saat itu mencapai harga tertinggi sehingga para sahabat r.ahum tidak mendapat kerugian sedikit pun. Sampai saat ini kurma Madinah adalah yang paling digemari dan terkenal di mana-mana.


Jadi, jika kita sama-sama meneliti akan kisah di atas, jelas menunjukkan apabila seseorang itu lebih mementingkan urusan Allah taala, nescaya Allah taala akan menjaga urusan kehidupannya. Ini bertepatan apa yang Allah taala nyatakan dalam al-Quran dalam Surah Muhammad ayat yang ke-7 yang bermaksud: "Wahai orang-orang yang beriman, sekiranya kamu menolong menegakkan urusan Agama Allah taala (Islam), nescaya Allah taala akan menolong kamu dalam memudahkan dan menjayakan urusan kehidupan kamu". Kita macam mana???

No comments:

Post a Comment